Testimonial
» Sonnya (Ibu satu anak mantan pengkonsumsi rutin Obat Sakit Kepala), Medan
Sonnya, Ibu satu anak ini pada dasarnya memiliki kesehatan yang cukup prima, hanya saja, sebelum mengenal Kalung Batu Bio ini pernah hampir 2 tahun setiap hari hidup dengan bayang-bayang Obat Sakit Kepala “P” , pagi hari (sebelum sarapan) hampir selalu dimulai dengan dosis Obat ‘P” tersebut, siang hari, sore hari hampir dapat dikatakan selalu berhubungan dengan Obat “P” tersebut.
Bahkan pada beberapa bulan belakangan sebelum mengenal Kalung Batu Bio ini dosis tersebut bertambah hingga 2 kali lipat. (Sekali belanja Obat “P” tersebut selalu hitungan karton bukan satu/dua lembar)
Pertama kali mengenakan Kalung pada malam hari Ibu Sonnya hampir dikatakan tidak ada perubahan yang drastis. Pada keesokan pagi, yang mana biasanya selalu minum obat “P”, ternyata dapat tidak minum... namun pada sekitar pukul 10 pagi, Ibu Sonnya mengalami pusing disertai muntah, proses ini berlangsung sekitar 1-2jam (healing crisis). Namun setelah proses ini berakhir, Ibu Sonnya lepas bebas dari Obat Sakit Kepala “P” tersebut setelah 2 tahun dalam bayang-bayang..
Bahkan sekarang Ibu Sonnya mulai mewartakan KABAR BAIK ini ke lingkungannya..
» Bambang Soejadi (Deputy Manager Engineering Section, Technical Department Power Plan Division - PT.Indonesia Asahan Alumunium)
Pak Bambang Soejadi ketika memperoleh informasi tentang adanya Kalung Batu yang dapat menyembuhkan macam2 penyakit tidak langsung mengiyakan ataupun menolak, namun Beliau menggali bermacam-macam informasi dari berbagai media.. Setelah Beliau membaca berbagai informasi yang ada dari dunia internasional ttg Batu Bio ini, berani mengambil keputusan bijaksana dengan membelikan kepada Istrinya yang pada saat itu dianggap paling membutuhkan Kalung Batu tersebut (preDiabet).
Pada saat petama kali memakainya (30-40menit) Istri Pak Bambang merasakan seperti sedikit pusing dan agak mual (healing crisis), yang pada akhirnya Istri Beliau mengenakan gelang terlebih dahulu (1 set terdiri dari 1 kalung & 1 gelang). Kalung yang ada dikenakan pada Pak Bambang sendiri, pada saat pertama kali mengenakan kalung tersebut, Pak Bambang merasakan hangat di tubuhnya dan keesokannya terasa lebih segar dan berstamina.
Dalam penuturannya, Pak Bambang mengatakan keheranannya ketika secara tidak sengaja beberapa kali kehujanan dengan mengenakan kalung ini kok tidak masuk angin, padahal biasanya sekali kena hujan saja Beliau mesti kerokan karena masuk angin.
Kemudian Pak Bambang mengambil Franchise (3 set kalung) untuk Beliau sendiri dan Istrinya.
Atas dasar pengalaman pribadi Pak Bambang tersebut, beliau berani mengambil Franchise dan serta ikut mewartakan KABAR BAIK KESEHATAN ini..
» Dr. Richard J. Makalew (National Programme Officer for PDS - UNFPA, Depok)
Bp. DR. Richard J. Makalew (berbaju warna putih) adalah seorang pejabat PBB (National Programme Officer for PDS – UNFPA), pada saat pertama kali dikenalkan Kalung Batu Bio GnE, beliau meminta penjelasan yang komplit dari A-Z, saya menyadari kapasitas Beliau sebagai seorang pejabat PBB tentunya sangat teliti dalam mengambil keputusan.
Setelah mendapatkan penuturan pengalaman yang saya dapatkan dari para pakar bio dari Surabaya, Beliau mengambil keputusan mengambil satu buah kalung-gelang.
Gelang yang ada dipakaikan kepada putri dari DR.Richard yang hampir 2 minggu pilek tidak sembuh-sembuh, ternyata setelah semalam dipakaikan kepada putrinya, pilek yang berkepanjangan tersebut mendadak hilang.
Sedangkan DR. Richard dan Istrinya juga mengalami hal yang baik sekali terhadap kesehatan Beliau berdua, DR,Richard sendiri merasa lebih segar dan sakit di punggung hilang, sedangkan asam urat yang diderita dari Istri Beliau juga berangsur-angsur membaik dalam hitungan hari.
Setelah mendapatkan pengalaman dari putrinya, DR. Richard mendapatkan kisah nyata yang membuat Beliau juga berusaha menginformasikan kepada saudara dan kerabat-kerabatnya
» Prof Wahjoedi, S.H. (Surabaya)
Saya Mulyo, bertemu dengan Pak Prof Wahjoedi,S.H. secara tidak sengaja, ketika itu saya berada restoran di dekat rumah Beliau. Di tengah saya makan, saya mendapat telp dari Beliau dan karena Beliau ingin tahu mengenai Kalung Bio GnE, saya diperkenankan untuk ke rumah Beliau yang memang bertetangga dengan restoran tersebut.
Bapak Prof. Wahjoedi, S.H. adalah seorang Guru Besar Pasca Sarjana Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga, dosen UBHARA, dosen Unversitas Widya Mandala.
Beliau sebelum menggunakan Kalung Batu Bio GnE tersebut telah berkonsultasi dengan beberapa teman dokter spesialis, salah satunya adalah Prof. Dr. Djoko Soemantri (spesialis jantung RSUD Dr. Soetomo). Hal tersebut dikarenakan di jantung Beliau terpasang pacemaker (alat pacu jantung), Beliau juga menderita osteoarthiris.
Setelah memakai Kalung Batu Bio GnE tersebut, Beliau merasakan badannya lebih bernergi, tidak mudah lelah, kualitas tidurnya bagus, serta pusing-pusing yang sering dirasakan tidak terasa lagi, dan konsumsi suplemen jantungnya dapat mulai dikurangi.
Penuturan di atas, telah diuraikan secara langsung oleh Beliau di atas panggung dalam acara ulang tahun ke-2 PT.GnE Indonesia pada tanggal 12 Agustus 2006.
Terhadap manfaat Kalung Batu Bio GnE ini Beliau mengatakan: "Ini adalah suatu ciptaan dari Yang Maha Kuasa, yang mana merupakan suatu Amanah harus disampaikan secara luas".
Maka atas restu dan persetujuan dari Beliau sebelumnya, saya Mulyo Prayogi berani menyampaikan testimonial Prof. Wahjoedi, S.H. ini di www.biosehat.com atau www.bio-necklace.com » Dr. Abdul Mukti, Sp.Paru (Dokter Spesialis Paru-paru, Surabaya)
Dr. Abdul Mukti, Sp.Paru adalah mantan direktur RSI (Rumah Sakit Islam) Surabaya. Beliau masih aktif di RSI 1, RSI 2 dan beberapa rumah sakit. Beliau juga adalah Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Paru-Paru).
Dalam foto di atas, beliau sedang membagikan pengalamannya sebelum dan sesudah menggunakan Kalung Batu Bio GnE di acara Ulang Tahun ke-2 PT. GnE Indonesia di Surabaya.
Menurut penuturannya, Beliau pernah menderita penyakit asam urat kelas berat, yang mana sampai menggunakan kursi roda untuk visite pasien di Rumah Sakit tempat Beliau bertugas.
Dalam suatu kesempatan, Beliau diperkenalkan Kalung Batu Bio GnE oleh H. Ahmad Rifai, S.E, MMkes (pakar bio) di Surabaya. Dan setelah memakai Kalung Batu Bio GnE, dalam hitungan hari, sakit Beliau berangsur-angsur membaik dan sembuh.
|